Advertisement here

Tanda-tanda Datangnya Lailatul Qadar

Lailatul Qadar dalam Alquran ditafsirkan selaku malam yang lebih baik dari seribu bulan. Doa yang dipanjatkan pada malam itu hendak dikabulkan. Tidak terdapat seseorang juga ketahui kapan tiba Lailatul Qadar. Meski demikian, Nabi Muhammad membagikan petunjuk, isyarat datangnya malam mulia tersebut.


Berikut ini isyarat datangnya Lailatul Qadar di informasikan Nabi Muhammad SAW dalam bermacam riwayat.

Hawa serta Atmosfer Pagi Tenang

Satu di antara ciri datangnya Lailatul Qadar merupakan atmosfer pagi yang tenang pada keesokan harinya. Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas, Nabi bersabda:" Lailatul Qadar merupakan malam tenteram serta tenang, tidak sangat panas serta tidak pula sangat dingin, besok paginya si surya terbit dengan cahaya lemah bercorak merah."

Matahari Terang tetapi Tidak Panas

Ciri lain datangnya Lailatul Qadar merupakan cahaya matahari yang bersinar terang tetapi lemah, tidak panas, pada keesokan harinya. Ubay bin Kaab mengisahkan Nabi sempat bersabda:" Keesokan hari malam Lailatul Qadar matahari terbit sampai besar tanpa cahaya bak nampan."


Hawa Terasa Tenang

Dalam Alquran ditafsirkan kalau Lailatul Qadar penuh ketenangan. Atmosfer Lailatul Qadar sangat berbeda dari malam- malam lain. Atmosfer lebih tenang, langit tidak berawan, hawa sangat sejuk, tidak panas serta tidak dingin.

"Lailatul Qadar merupakan malam yang cerah, tidak panas, tidak dingin, tidak terdapat awan, tidak hujan, tidak terdapat angin kencang serta tidak terdapat yang dilempar pada malam itu dengan bintang( lemparan meteor untuk setan)."( HR. at- Thobroni)

Bulan Nampak Separuh

Dalam suatu riwayat Abu Hurairah sempat berdiskusi dengan Nabi Muhammad SAW tentang Lailatul Qadar. Serta, Rasulullah bersabda:" Siapakah dari kamu yang masih ingat tatkala bulan timbul, yang berdimensi setengah nampan."

Hari Ganjil

Ciri lain dari Lailatul Qadar merupakan tiba pada hari ganjil pada sepertiga terakhir bulan Ramadan. Suatu hadis dari Aisyah mengatakan:" Rasulullah ShallAllahu alaihi wa sallam beritikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadan serta dia bersabda:" Carilah malam Lailatul Qadar di( malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan"( HR: Bukhari serta Muslim). 
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here